SELAMAT DATANG DI BULETIN ONLINE FK-PONTREN

31 Agu 2015

Buletin Online Fk-Pontren dengan wajah logo baru

Assalamualaikum War. Wab.

Semoga anda pembaca setia Buletin online Fk-Pontren selalu diberi kesehatan jasmani dan rohani juga diberikan rizqi yang barokah dan berlimpah. Amin
Sholawat serta salam selalu kita haturkan kepada Junjungan Nabi Muhammad Saw yang merubah dunia menjadi penuh cahaya surga.
Kami dari Redaksi Buletin Online Fk-Pontren menyakan bahwa Logo atau cover buletin online Fk-Pontren telah berubah. Namun dengan berubahnya logo ini berita kami sajikan tidak akan berubah. Yakni sebagai media pemersatu umat. Tentunya berita-berita kami sajikan bukan untuk menyesatkan para pembaca akan tetapi memberikan nilao positif agar dapat menjadi manusia yanh lebih baik.
Semoga dengan berubahnya logo Buletin online Fk-Pontren ini dapat lebih meningkatkan dan menyajikan berita yang aktual tentunya yang memiliki sumber yang jelas.
Wassalamualaikum war. Wab.

BNK Sampang Apresiasi Fk-Pontren Perangi Narkoba

Buletin online Fk-Pontren
Sampang, 31 Agustus 2015

Dari berbagai berita yang terbit di media cetak dan media online terkait dengan berita tentang Narkoba Rudi Setiyadi selaku Wakil Kepala BNK (Badan Narkotika Kabupaten) sampang saat dikonfirmasi lewat Whatsapp menuturkan "bahwa Adanya aturan se mata-mata untuk kebaikan. Makanya harus ditegakkan. Hal ini tentunya harus dimulai dari para pemimpinnya termasuk saya dan calon-calon pemimpin di Sampang. Penegakan hukum adalah kewajiban Pemerintah. Negara harus hadir di dalam menuntaskan tugas-tugas spt dan didukung oleh semua potensi masyarakat, ulama serta Pondok Pesantren. Narkoba adalah kejahatan yg luar biasa dampaknya. Dalam kriminal termasuk extra ordinery crime. Kehadiran FK Pontren saya apresiasi se tinggi-tingginya. sumber darah baru. energy baru bagi BNK dan Pemerintah kab. Sampang. mari kawal Pencegahan Penyalahgunaan Peredaran Perdagangan Gelap Narkoba di Kab Sampang. khususnya dikalangan generasi muda di Kab Sampang." Tulis beliau lewat Pesan Whatsapp.

30 Agu 2015

PD. Pontren Ingin Wujudkan Rumah Tahfidz Di Sampang

Buletin online Fk-Pontren
Sampang, 30 Agustus 2015

Kedatangan Meilinda Achmad (Head Operator PT. Bosowa Surabaya) menjadi tamu salah satu pemateri dari empat pemateri lainnya dalam acara Halaqoh Pengelola Pondok Pesantren yang digagas oleh Kasi PD. Pontren Kankemenag Kab. Sampang.
Tujuan beliau dalam acara Halaqoh ini adalah mengajak Pondok Pesantren untuk belajar menjadi Pondok Pesantren Yang mandiri. Yakni mandiri dari segala unsur termasuk bidang ekonomi.
Meilinda Achmad juga mengajak peserta utusan dari Pesantren untuk seluruh santrinya lebih mencintai al-Qur'an. Maka beliau atas nama SAGA (Saudara Surga) mengajak untuk mendirikan Rumah Tahfidz.
Harapan dari Meilinda Achmad bagaimana program rumah tahfidz itu dapat terwujud di sampang. Dari info yang kami dapat dari pemateri dan panitia bahwa program ini insya Allah akan dilauncing pertengahan November 2015. (Khotib: red)

PD. Pontren Ajak Pondok Pesantren Se Sampang Berantas Narkoba

Sampang-Buletin online Fk-Pontren.
Ahad, 30 Agustus 2015.

Kurang lebih 100 peserta utusan dari Pondok Pesantren se kabupaten sampang sedang mengikuti kegiatan yang dikemas dengan nama Halaqoh Pengelola Pondok Pesantren dengan tema "Membangun Kemandirian Pesantren" yang bertempat di Hotel Camplong Sampang Madura. Kegiatan ini dilaksankan mulai tgl 30 s.d 31 agustus 2015.

Kasi PD. Pontren H. Mawardi, S.Ag M.Hi memberikan sambutannya dalam pembukaan halaqoh. "Tujuannya yang paling utama kegiatan ini adalah mengembalikan fungsi asli Pesantren yakni wadah untuk mencetak kader ulama dimasa yang akan datang kedua yakni menciptakan pesantren yang mandiri" ujar  Kasi PD. Pontren dalam sambutannya.
Namun dalam sambutannya beliau juga mengajak seluruh Pondok Pesantren untuk ikut andil dan memiliki peran memberantas Narkoba di wilayah kab. Sampang. Karena akhir-akhir ini telah meresahkan warga sampang. (Khotib).

28 Agu 2015

FK-PONTREN, KEMENAG KAB. SAMPANG, BNK, KASAT NARKOBA dan Pemerintah Kab. Sampang bersatu berantas Narkoba

Sampang, 28 Agustus 2015
Buletin online Fk-Pontren

Kota Sampang, FK-PONTREN kab. Sampangmengadakan pertemuan dengan pihak BNK (Badan Narkotika Kabupaten) Sampang yang dilaksankan di aula Rumah dinas Wakil Bupati Sampang jum'at 28 agustus 2015 tadi jam 08:00 wib. Drs. H. Fadilah budiono selaku Wakil Bupati Kab. Sampang yang juga menjabat sebagai kepala BNK Kab. Sampang sangat bersyukur kepada para masyayikh dan pengurus Fk-Pontren yang menghadiri acara silaturrahim dan Dialog bersama yang dikemas dengan tema "GENERASI EMAS GENERASI SEHAT TANPA NARKOBA" Dalam acara tersebut dihadiri oleh kasat Narkoba polres Sampang, Kepala BNK kab. Sampang juga sekretaris BNK dan beberapa kyai karismatik se kabupaten sampang Yang hadir sebagai sesepuh dan pengurus FK-Pontren kab. Sampang juga Kepala Kemenag Kab. Sampang yang di dampingi oleh Kasi PD. Pontren Kankemenag Kab. Sampang.
Tujuan utama dalam acara tersebut adalah mendiskusikan tentang maraknya peredaran Narkoba di wilayah kabupaten sampang yang akhir-akhir ini sangat memprihatinkan. Sebab dengan beredarnya narkoba di daerah sampang mengakibatkan meningkatnya penguna narkoba dan sangat prihatin lagi pemakainya sampai ke anak-anak yang masih muda. Jelas ini adalah satu problem yang sangat serius bagi pemerintah kab. Sampang. Oleh karena itu BNK Sampang, kasat narkoba polres sampang juga pemerintah Kab. Sampang mengajak Fk-Pontren bersatu menjadi mitra
[28/8 14:44] mochamad khotib: Untuk bersama-sama dalam memberantas pengedaran narkoba yang saat ini masuk kategori darurat Narkoba di wilayah kab. Sampang.
Sekitar 10 jurnalis dari media cetak hingga media elektronik lokal maupun nasional meliput acara ini.
Semoga dengan BNK, KASAT NARKOBA polres sampang dan Pemerintah daerah kab. Sampang bersatu dan bertekat untuk berantas narkoba hingga keakar akarnya dapat terwujud dan sukses tentunya dengan doa dan bekerja dengan nyata.

27 Agu 2015

KUNJUNGAN PENGURUS FK-PONTREN KE BNN KABUPATEN SAMPANG

Buletin online Fk-Pontren
Kamis, 27 agustus 2015
Mochamad Khotib (red)

Sampang, 27 agustus 2015. Kehadiran Pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FK-PONTREN) kab. Sampang oleh pejabat Badan Narkotika Nasional (BNN) kab. Sampang disambut hangat. Rudi Setyadi selaku Kepala BNN sampang sangat-sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pengurus FK-Pontren telah bertamu di kantor BNN Kab. Sampang.
Kehadiran Syamsul, MM sebagai Pembina FK-Pontren dan ditemani oleh Cholil Fauzi, Lc selaku Divisi Pendidikan dan pengkaderan Fk-Pontren sekaligus Mochamad Khotib selaku SEKJEN Divisi Fk-Pontren bertujuan untuk melakukan kordinasi dan menjalin kerjasama terkait tentang keberadaan Narkoba di Kab. Sampang. Rapat kordinasi dari kedua bela pihak ini adalah membahas tentang kesiapan dalam acara "SILATURRAHIM Fk-Pontren dengan Pejabat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab. Sampang yang akan dilaksanakan pada hari Jum'at 28 Agustus 2015 yang bertempat  di Rumah Dinas Wakil Bupati Kab. Sampang yang insya Allah akan dihadiri oleh para ulama, para kyai-kyai dan pengurus FK-Pontren Kab. Sampang.

Menurut kepala BNN kab. Sampang mengatakan"Penguna  Narkoba sudah memprihatinkan di sampang saat ini" dan merasa prihatin dengan banyaknya penguna Narkoba di wilayah kab. Sampang dan lebih prihatinnya lagi pengunanya adalah para pemuda. oleh karena itu BNN sangat mendukung gerakan berantas narkoba di kab. Sampang yg digagas oleh FK-Pontren. Namun kata pak Rudi... jika kerjasama ini terwujud dan adanya kekompakan dan dukungan dari para ulama dan masyayikh bersatu maka mewujudkan untuk menyelamatkan generasi muda Islam di kab. Sampang akan nyata terwujud.

Pak rudi juga menambahkan sangat bersyukur masih ada pemuda islam yang berfikir untuk meyelamatkan generasi muda islam dari jeratan Narkoba yang sangat nyata dapat merusak dan bisa membunuh mereka (penguna). Red

26 Agu 2015

Awas Narkoba Menyusup Di Pesantren

Buletin online Fk-Pontren
Dari: Mochamad khotib
26 Agustus 2015

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan berbahaya. Seperti ungkapan ‘api kecil adalah kawan dan jika menjadi besar adalah lawan’. Ini ungkapan yang sangat pas untuk menggambarkan tentang narkoba.

Dalam dunia medis, narkoba bisa menjadi obat-obat yang berkhasiat untuk penyembuhan. Penggunaan narkoba dalam dunia medis adalah legal. Nah yang menjadi penyalahgunaan adalah ketika seseorang yang mengkonsumsi narkoba tanpa adanya pengawasan dari seorang ahli kesehatan atau dokter. Bila seseorang menggunakan narkoba tanpa adanya pengawasan dari dokter akan sangat membahayakan si pengguna karena umumnya narkoba mengandung zat-zat beracun yang bisa menyebabkan pengguna narkoba akan selalu ketergantungan atau kecanduan terhadap obat-obatan tersebut, merusak organ-organ tubuh, mempengaruhi berkurangnya daya pikir seseorang atau membuat pikiran menjadi tidak rasional dan kerusakan otak secara permanen. Akibat yang lebih mengerikan lagi adalah berujung pada kematian.

Dilihat dari segi penggunaannya, narkoba dibedakan menjadi 2 golongan. Yakni pengguna narkoba ‘jalanan’ (ilegal) dan penggunaan narkoba legal dalam dunia medis yang disalahgunakan. Dari penggolongan jenisnya, narkoba di bedakan menjadi 3 golongan besar yakni narkotika, psikotropika danzat aditif lainnya. Ketiga jenis narkoba tersbut juga sering disebut dengan napza.

Data dan fakta menunjukkan persentase tertinggi penguna narkoba adalah anak-anak sekolah dan anak-anak remaja. Sedangkan lokasi tempat mereka ‘menikmati’ barang haram tersebut umumnya di kos-kosan, club-club malam, diskotik dan tempat lainnya bahkan saat ini penguna sudah tidak canggung lagi mengkonsumsinya ditempat tempat terbuka. Mereka dijadikan sasaran empuk oleh para pengedar untuk mengeruk keuntungan dari penjualan barang haram tersebut. Tidak pada mereka saja, kalau kita menonton berita di tv banyak contoh kasus artis-artis yang terlibat dengan penggunaan narkoba. Bahkan ada yang tertangkap sampai 2 kali dalam kasus yang sama. Ini menunjukkan cengkeraman narkoba yang sangat hebat pada seseorang sehingga sulit untuk melepaskannya.

Mengingat maraknya peredaran narkoba di Indonesia yang sepertinya hukum di Indonesia tidak membuat mereka (para pengedar atau bandar ) jera, selalu saja ada penyeledupan narkoba ke wilayah Indonesia. Ini menjadi tugas dan kewajiban kita sebagai orang tua untuk mengawasi dan lebih mewaspadai anak-anak kita di dalam pergaulan. Awasi tingkah laku dan pola hidup anak-anak. Orangtua harus peka terhadap perubahan sikap anak-anak yang memang kalau mereka terlibat penggunaan narkoba akan terlihat dengan sangat jelas. Kita patut dan wajib menjaga dan melindungi mereka dari serangan hal semacam itu. Begitu mereka terjerumus, adalah masalah besar di kemudian hari.

Namun ada kekawatiran bahwa narkoba dapat sebagai senjata bagi orang kafir untuk menghancurkan islam lewat modus barang haram ini. Apalagi jika masuk dalam kawasan pondok pesantren maka langkah apa yang harus kita siapkan sejak dini agar Pondok Pesantren dijadikan sasaran selanjutnya.

Bermacam cara para pengedar untuk mensukseskan rencananya. Dan bahkan saat ini banyak narkoba tersebar dengan sangat samar semisal narkoba dibetuk atau dikemas dengan bentuk permen atau barang yang siap saji dan bahkan sangat gampang untuk diedarkan. Adan juga dengan cara dedarkan secara gratis. Dengan maksud langkah awal agar penguna pemula dapat kecanduan.

Oleh karena itu bagi para ulama dan kyai haruslah segera bergerak sejak dini untuk mengatisipasi masuknya narkoba ke Pondok Pesantren sebab santri adalah aset bangsa yang berharga demi kelangsungan Indonesia yang aman, berakhlak dan makmur di masa yang akan datang.

25 Agu 2015

Pemerintah Bebaskan Pajak Nonton Bioskop Hingga Diskotek

Buletin online Fk-Pontren
Sumber: Liputan6.com, Jakarta

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menerbitkan aturan yang membebaskan jasa kesenian dan hiburan dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Kegiatan kesenian dan hiburan yang bebas dari pungutan pajak mulai dari diskotek, bioskop, pertunjukan musim sampai pertandingan olahraga.

Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 158/PMK.010/2015 tentang Kriteria Jasa Kesenian dan Hiburan Yang Tidak Dikenai PPN. Demikian dikutip dari laman resmi Kemenkeu, Jakarta, Minggu (23/8/2015). Dalam beleid yang terdiri dari tiga pasal ini mengatur jasa tertentu dalam kelompok jasa kesenian dan hiburan, termasuk dalam jenis jasa yang tidak dikenai PPN.

Hal ini juga meliputi semua jenis jasa yang dilakukan pekerja seni dan hiburan. Ada pun jasa kesenian dan hiburan yang bebas dari PPN, antara lain :

1. Tontonan film

2. Tontonan pagelaran kesenian, tontonan pagelaran musik, tontonan pagelaran tari dan atau tontonan pageran busana

3. Tontonan kontes kecantikan, kontes binaraga, dan tontonan kontes sejenisnya

4. Tontonan berupa pameran

5. Diskotek, karaoke, klub malam dan sejenisnya

6. Tontonan pertunjukan sirkus, pertunjukkan akrobat, pertunjukkan sulap

7. Tontonan pertandingan pacuan kuda, pertandingan kendaraan bermotor dan permainan ketangkasan

8. Tontonan pertandingan olahraga.

PMK pembebasan jasa kesenian dan hiburan ini ditandatangani Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan ditetapkan di Jakarta pada 12 Agustus 2015. Kemudian diundangkan pada 13 Agustus 2015 oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly. "Peraturan Menteri ini mulai berlaku setelah 30 hari terhitung sejak tanggal diundangkan," bunyi Pasal 3 PMK 158/2015. Itu artinya, pembebasan PPN bagi kegiatan jasa kesenian dan hiburanberlaku mulai 11 September 2015. (Fik/Ahm)

24 Agu 2015

KISAH RAJA ANGKUH DAN PENGEMIS

Buletin online Fk-Pontren
Dikirim oleh: Syamsul, MM
Editor: Mochamad Khotib

Seorang raja beserta pengiringnya berpapasan dengan seorang pengemis.

Sang raja menyapa pengemis ini,
“Apa yang engkau minta?”

Si pengemis berkata,
“Tuanku bertanya, seakan-akan anda mampu...”

Sang raja merasa tertantang,
“Tentu saja aku mampu!"

Jawablah si pengemis,
“Jangan Sembarangan berjanji, Tuan...”

Rupanya dia bukan sembarang pengemis.

Namun raja tidak merasakan hal itu.

Timbul rasa angkuh & tak senang pada diri raja,
“Apapun juga! Aku orang kaya-raya”

Si pengemis itu mengeluarkan mangkuknya,
“Tuanku tolong isi ini...”

Raja menjadi geram.
Segera ia memerintahkan bendahara untuk mengisi penuh mangkuk dengan emas!

Anehnya, emas dalam pundi-pundi besar itu tidak dapat mengisi penuh mangkuk.

Bahkan seluruh perbendaharaan kerajaan: emas, intan berlian dan lain-lain telah habis dilahap mangkuk sedekah itu. Mangkuk itu seolah tanpa dasar, berlubang.

Akhirnya sang raja jatuh bersimpuh di kaki si pengemis.
Terbata-bata ia bertanya, “Tolong jelaskan terbuat dari apakah mangkuk ini?”

Pengemis itu menjawab sambil tersenyum, “Mangkuk itu terbuat dari keinginan manusia yg tanpa batas.
Itulah yg mendorong manusia senantiasa bergelut dalam hidupnya.

Ada kegembiraan, gairah memuncak di hati, pengalaman kala engkau menginginkan sesuatu.

Ketika akhirnya engkau telah mendapatkan keinginan itu, semua yg tlah kau dapatkan itu, seolah tidak ada lagi artinya bagimu.

Semuanya hilang ibarat emas intan berlian yg masuk dalam mangkuk yg tak beralas itu.

Begitu saja seterusnya, selalu kemudian datang keinginan baru. Orang tidak pernah merasa puas.

Raja bertanya lagi, “Adakah cara untuk dapat menutup alas mangkuk itu?”

“Tentu ada, yaitu rasa syukur kepada Allah Jika engkau pandai bersyukur, Allah akan menambah berkat padamu”, ucap sang pengemis itu

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah.

19 Agu 2015

TANDA BAKTI SEORANG ANAK KEPADA ORANG TUA


Buletin online Fk-Pontren
Ditulis oleh Ustadz Firanda Andirja, MA

Anak yang berbakti, memberi kepada orang tuanya sebelum orang tuanya meminta kepadanya…., terlebih lagi jika sang ana memiliki kelebihan harta…, hendaknya ia berusaha menjaga kehormatan dan harga diri orang tuanya…
Karena…

(1) Sebagian orang tua malu untuk meminta kepada anaknya…, sementara sang anak tidak pernah malu meminta kepada orang tua, terutama tatkala masih dibawah tanggungan orang tua.

(2) Sebagian orang tua bahkan tetap berusaha memberi kepada anak-anaknya bukan meminta…, ini menunjukan bahwa jika orang tua meminta berarti ia telah berada dalam kondisi sangat membutuhkan…

(3) Meskipun yang lebih utama adalah sang anak berusaha mengenal dan mencari-cari kebutuhan orang tuanya lalu memberinya sebelum orang tua meminta, akan tetapi tidak ada salahnya juga untuk bertanya kepada ayah dan ibunya, apa yang mereka berdua butuhkan ?

(4) Sebagian orang tua tidak ingin tinggal santai dirumah anaknya, karena ia merasa masih kuat dan bisa bekerja serta merasa belum jompo. Akan tetapi sang anak jangan lupa terus untuk menawarkan agar orang tuanya bisa hidup bersamanya…tentunya dengan tawaran yang menyenangkan hati tanpa ada terkesan perendahan sedikitpun…

Janganlah pernah pelit kepada orang tuamu yang pernah mengorbankan harta, waktu, bersusah payah untuk merawatmu….

Jika engkau dengan mudahnya berkorban demi anak-anakmu, itulah dahulu gambaran orang tuamu terhadapmu tatkala engkau masih dalam perawatannya.

Semoga Allah menjadikan kita anak-anak yang berbakti kepada kedua orang tua.

3 Agu 2015

Tema Muktamar NU Kali Ini Mendunia Berkat Fitnah Media Wahabi Dan Semi Wahabi

Buletin Online Fk-Pontren
Sumber: http://www.muslimoderat.com

MusliModerat.Com - Tema Muktamar NU kali ini diserang besar-besaran oleh media-media wahabi seperti Konsultasisyariah.com, hidayatullah.com, suara-islam.com dan media wahabi lainnya. Tak hanya media wahabi media semi wahabi pun tak kalah dahsyatnya menyerang Muktamar Nu ini seperti nugarislurus.com, kabarmakkah.com, website-website FPI dan media semi wahabi lainnya. Namun sisi positif dari pemberitaan itu semua adalah Tema Muktamar NU kali ini semakin mendunia bahkan PBB pun menerimanya, sebagaimana yang diberitakan berikut ini :

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH. Said Aqil Siroj, bersyukur gagasan Islam Nusantara yang dijadikan tema besar Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama, 1 – 5 Agustus mendatang, diterima oleh dunia internasional. 
“Saya dengar PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) sampai menggelar diskusi khusus tentang Islam Nusantara. Alhamdulillah, Islam Nusantara bisa diterima dunia internasional,” kata Kiai Said di Jakarta, Rabu (8/7/2015). 
Dikutip dari situs voa indonesia, PBB menggelar diskusi membahas wajah Islam moderat di Indonesia di markas besar mereka di New York, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2015) waktu setempat. Diskusi yang digagas oleh perwakilan tetap Indonesia di PBB ini diikuti oleh pemuka agama, pengamat, diplomat, serta tokoh masyarakat. 

“Ini membanggakan,” lanjut Kiai Said. lebih lanjut Kiai Said meminta pihak-pihak di luar NU, khususnya yang terus mempertanyakan gagasan Islam Nusantara, untuk tidak lagi memperdebatkannya. 

“Saya tegaskan lagi Islam Nusantara bukan agama baru, bukan juga aliran baru. Dan yang paling penting Islam Nusantara tidak akan mengajarkan seseorang menjadi radikal, tidak akan mengajarkan permusuhan dan kebencian,” tegasnya. 

Dalam diskusi tentang Islam Nusantara di PBB, Dr. James B. Hoesterey dari Universitas Emory di Atlanta, Georgia, menganggap Islam Nusantara sebagai gagasan yang layak dicontoh oleh dunia internasional. 

“Sebagai seorang antropolog yang sudah lama melakukan penelitian di Indonesia, saya senang bahwa dunia luar dan wakil-wakil serta duta besar dari negara masing-masing dapat mendengarkan sedikit lebih dalam mengenai Islam di Indonesia yang mungkin tidak sama dengan Islam di negara mereka, misalkan Arab Saudi. Kalau kita lihat ke depan, mungkin Indonesia bisa menjadi contoh,” kata Dr. James. 

Sementara Dr. Chiara Formichi, pakar sejarah Islam di Indonesia dari Universitas Cornell di Ithaca, New York, mengatakan banyak pelajaran yang bisa dipetik dari Islam di Indonesia. 

“Gagasan Islam Nusantara sangat erat dengan budaya dan sejarah Indonesia. Saya tidak tahu bisa diterapkan di negara lain atau tidak, tetapi yang jelas bisa menjadi contoh untuk mengerti mengapa seseorang memeluk Islam,” katanya. 

Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama akan digelar di Jombang, Jawa Timur, 1 – 5 Agustus mendatang. Muktamar yang merupakan forum permusyawaratan tertinggi di Nahdlatul Ulama tersebut mengangkat tema ‘Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia’.

BULETIN ONLINE