SELAMAT DATANG DI BULETIN ONLINE FK-PONTREN

27 Okt 2015

Ini Nama-Nama Setan Yang Menggoda Manusia

Buletin online Fk Pontren
Sumber: Sarah Muroqil Ubudiyah karangan Syekh Muhammad Nawawi al Jawii hal 18 kitab terbitan Pustaka Usaha keluarga Semarang ).

SETAN JUGA PUNYA NAMA
JANGAN SAMPE DIBERI KE ANAK ANAK KITA AGAR TIDAK BERNAMA DG NAMA SYETAN

Nama-nama Setan yang menggoda dan menjerumuskan manusia :

1. Walhan, Setan yg menggoda manusia ketika berwudhu, setan ini menggoda manusia agar selalu was-was ketika berwudhu supaya mereka yang berwudhu boros menggunakan air.

2. Khanzib, Syaitan yang menggoda manusia ketika Sholat, setan ini menggoda manusia agar selalu was-was ketika Sholat, seperti ragu dalam niat sholat, atau ragu dalam hitungan raka’at sholat.

3. Zallanbur, Setan ini yang menggoda manusia di pasar, mereka menggoda pedagang untuk berbuat curang, mengurangi takaran barang, bersumpah palsu, berbohong dan lain sebagainya.

4. A’war, Setan ini bertugas untuk mempengaruhi dan menggoda laki-laki dan wanita untuk melakukan perbuatan zina, atau melakukan perbuatan maksiat lainnya.

5. Al-Wasnan, Setan ini tugasnya memberatkan kepala dan mata orang supaya malas untuk beribadah. Dan mengajak manusia untuk melakukan maksiat.

6. Tabur, Setan yang menggoda manusia ketika ditimpa musibah, setan ini menggoda manusia agar tidak sabar ketika mendapat musibah, banyak menggerutu, banyak mengeluh dan lain sebagainya.

7. Dasim, Setan yang menggoda manusia ketika makan dan aktifitas sehari-hari lainnya, setan ini menggoda manusia agar tidak berdoa ketika makan, tidak berdoa ketika mau tidur dan tidak berdoa disetiap aktifitasnya sehari-hari. Setan ini juga menggoda suami istri untuk berselingkuh.

8. Matwun, Setan yang menggoda manusia ketika manusia berbicara. Setan ini menggoda manusia untuk selalu berbohong, tidak mau jujur dan mencari-cari alasan untuk membenarkan perbuatannya ketika melakukan perbuatan yg salah.

9. Abyad, Setan ini yang menggoda para orang-orang alim, setan yang menggoda para nabi, para ulama, para ustadz dan pemuka-pemuka ulama lainnya.

Tidak ada komentar:

BULETIN ONLINE