Buletin online Fk-Pontren
Oleh: KH. Maslul Zahid (Sampang)
Rois Majelis al-Mahidiin
Sahabat yang dirahmati Allah Swt. Statistik membuktikan bahwa orang-orang yang kehilangan kasih sayang dari Ayahnya, pada umumnya akan tumbuh dengan kelainan perilaku, kecenderungan bunuh diri, dan menjadi kriminal yang kejam. Sekitar 70% dari penghuni penjara dengan hukuman seumur hidup adalah orang-orang yang bertumbuh tanpa ayah.
Wahai para ayah..., Anda dirindukan dan dibutuhkan oleh anak-anak Anda. Janganlah Anda habiskan seluruh energi dan pikiran di tempat kerja sehingga waktu tiba di rumah Anda hanya memberikan "sisa-sisa" energi dan pulang hanya duduk menonton TV. Peluk anak-anak Anda, dengarkan cerita mereka, pelan-pelan ajarkan Agama kepada mereka, ajarkan mereka mencintai Allah dan Rasul-Nya, dan ajarkan mereka akhlaq yang baik. Insya Allah Anda tidak akan merugi, karena kelak anak-anak Anda akan hidup sesuai jalan yang Anda ajarkan dan persiapkan. Ukuran seorang Ayah yang sukses bukanlah pria paling kaya atau paling tinggi jabatannya di perusahaan atau lembaga pemerintahan, juga bukan Ayah yang mampu membelikan Ferarri, Mercy atau BMW bagi anak-anaknya, melainkan seorang Ayah yang anak laki-lakinya berkata: "Aku ingin menjadi seperti Ayah" atau anak perempuannya berkata "Aku ingin seorang suami yang seperti Ayah". Satu menit waktu Anda sangat berarti bagi mereka, dan Seorang ayah lebih berharga daripada 100 orang guru di sekolah. 14 Abad lalu suri tauladan ummat manusia, Rasulullah, memberikan contoh kepada kita bagaimana kasih sayang seorang Ayah kepada anaknya. Ditengah kesibukan beliau menegakkan Islam, Rassulullah selalu menyediakan waktu bagi putrinya Fatimah Az Zahra, bermain-main dengannya sembari mengajarinya tauhid dan akhlaq. Menurut Rasulullah, pemberian utama seorang Ayah bukanlah emas, perhiasan, kendaraan atau harta benda lainnya, melainkan ahlak yang baik. Rassulullah bersabda: "Tidak ada pemberian yang lebih utama seorang ayah kepada anaknya selain budi pekerti yang baik." (HR. At-Tirmizi).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar